WARTABANJAR.COM, SAMPIT – Suasana di atas Kapal Dharma Ferry VI milik PT Dharma Lautan Utama (DLU) mendadak panik dan mencekam, Selasa pagi (15/4/2025), saat seorang penumpang pria asal Tulungagung, Jawa Timur, nekat melompat ke laut. Seperti dikutip di akun Instagram @folkkalteng, insiden mengejutkan ini terjadi ketika kapal tengah memasuki perairan Teluk Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, dalam perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya menuju Pelabuhan Sampit. Menurut informasi sementara, aksi nekat korban diduga dipicu oleh tekanan hidup yang berat. Tindakan itu sontak menggegerkan para penumpang lainnya yang menyaksikan kejadian tersebut. Pihak kapal langsung melakukan manuver pencarian di sekitar lokasi korban meloncat. Namun hingga kapal tiba di Pelabuhan Sampit, korban belum berhasil ditemukan. Tim Gabungan SAR kini terus dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif di sekitar perairan Teluk Sampit. Hingga berita ini diturunkan, identitas lengkap korban belum diumumkan secara resmi oleh pihak berwenang. Pihak keluarga dan otoritas pelabuhan masih menunggu perkembangan lebih lanjut dari proses pencarian. BACA JUGA:VIDEO – Tangis Pecah di Dasar Laut Halmahera! Momen Haru Ditemukannya KM Cahaya Arafah Imbauan: Kamu Nggak Sendiri! Kalau kamu atau orang terdekatmu sedang mengalami depresi berat, ini bukan hal sepele ya, dan butuh perhatian serius. Berikut langkah-langkah yang bisa (dan penting banget) dilakukan: 1. Cari Bantuan Profesional Psikolog atau psikiater adalah orang pertama yang harus dikontak. Jangan takut atau malu — kesehatan mental itu sama pentingnya dengan kesehatan fisik. Kalau sudah berat (misalnya muncul pikiran untuk menyakiti diri sendiri), jangan ditunda-tunda! 2. Bicara dengan Orang yang Dipercaya Curhat ke keluarga, sahabat, pasangan, atau mentor. Jangan simpan semua beban sendiri. Kadang hanya dengan didengar, hati bisa lebih lega. 3. Hindari Alkohol dan Narkoba Zat-zat itu malah memperparah kondisi mental. Bisa membuat gejala depresi makin berat dan bahaya buat keselamatan diri sendiri. 4. Mulai Kegiatan Kecil Bangun, mandi, olahraga ringan, atau jalan kaki sebentar. Depresi bikin kamu nggak pengin ngapa-ngapain, tapi aktivitas kecil itu bisa bantu banget. 5. Catat Pikiran & Perasaan Tulis apa yang kamu rasakan. Bisa bantu mengenali pola atau pemicu depresi. Ini juga bisa jadi bahan obrolan saat konseling nanti. 6. Kontak Layanan Darurat Jika Mendesak Kalau sudah muncul pikiran bunuh diri atau melukai diri: Di Indonesia, kamu bisa hubungi Lifeline Indonesia di 0800-140-130 (bebas pulsa) atau cari layanan psikolog terdekat. Ingat, kamu nggak sendiri. Banyak orang yang pernah melalui fase gelap dan akhirnya bangkit lagi. Bantuan itu ada, dan kamu pantas untuk sembuh. Kalau kamu mau, aku bisa bantu cariin kontak psikolog/psikiater terdekat dari lokasi kamu. Tinggal bilang aja ya. (Wartabanjar.com/folkkalteng) editor: nur muhammad