Langkah pembatasan ini diprediksi akan memberikan dampak besar terhadap biaya operasional maskapai-maskapai China yang menggunakan pesawat Boeing.
Tarif tinggi atas impor pesawat dan komponennya dari AS akan menyebabkan lonjakan harga bagi setiap pesanan baru maupun pengiriman yang sedang berjalan.
Langkah ini muncul setelah kedua negara terlibat dalam rentetan kebijakan tarif balasan yang terus meningkat sejak Presiden AS Donald Trump menjabat pada Januari lalu.
Pemerintah AS memberlakukan tarif impor hingga 145 persen terhadap berbagai produk dari China. Sebagai balasan, Beijing mengenakan tarif sebesar 125 persen atas sejumlah produk asal AS. (Erna Djedi/berbagai sumber)







