Informasi dari Pemerintah Desa Dunggilata menyebutkan bahwa para mahasiswa berasal dari Jurusan Teknik Geologi UNG. Kegiatan pemetaan yang mereka lakukan merupakan bagian dari program KKN sekaligus tugas lapangan akademik.
Peristiwa ini menjadi peringatan akan pentingnya mitigasi bencana, terutama bagi kegiatan lapangan yang dilakukan di kawasan rawan seperti daerah aliran sungai dan perbukitan.
Waspada Bencana Hidrometeorologi
BPBD Bone Bolango mengimbau seluruh masyarakat, termasuk pihak kampus, untuk selalu memperhatikan kondisi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi selama musim hujan.
“Kami berharap semua kegiatan luar ruangan, khususnya di wilayah pegunungan dan sungai, dilakukan dengan pengawasan ketat dan memperhatikan informasi cuaca terkini dari BMKG,” tambah Achril.
Update terkini akan kami kabarkan segera setelah proses evakuasi dan identifikasi korban selesai dilakukan. Tetap waspada dan ikuti informasi resmi dari otoritas berwenang.(Wartabanjar.com/oposan.62)
editor: nur muhammad






