Itjen Kemenag Serahkan Hasil Penyusunan Mitigasi Layanan Jemaah Haji 2025

BACA JUGA: Isi Tandon Mulai Sekarang, Air di Banjarbaru dan Kabupaten Banjar Bakal Mati 24 Jam

“Mitigasi risiko layanan Armuzna ini kami siapkan sebagai langkah preventif terhadap potensi masalah yang dapat menghambat kelancaran ibadah jemaah,” jelas Faisal.

Ia menambahkan bahwa pengawasan haji tahun ini dilakukan berbasis risiko, dengan tujuan akhir adalah meningkatkan kepuasan jemaah haji Indonesia.

“Ukuran sukses haji tetap merujuk pada Indeks Kepuasan Jemaah Haji Indonesia (IKJHI) yang diukur oleh BPS. Maka pengawasan kami pun diarahkan untuk memberi dampak pada meningkatnya kepuasan tersebut,” ujarnya.

Penyerahan laporan ini turut disaksikan Inspektur I Itjen Kemenag, serta Koordinator Staf Khusus Menteri Agama.

Ini sekaligus menandai komitmen bersama dalam menghadirkan layanan haji yang berkualitas, aman, dan berintegritas. (yayu)

Editor: Yayu