“Kita harapkan meningkatkan efektivitas program, mengoptimalkan program-program yang sudah ada untuk menurunkan angka stunting di desa. Menggalang partisipasi masyarakat melibatkan semua pihak terkait, termasuk orang tua, kader kesehatan dan tokoh masyarakat, dalam upaya pencegahan stunting,” katanya, dikutip dari laman MC Banjar, Kamis (9/4/2025).
Lanjut Marwata, selain itu meningkatkan kualitas hidup anak menjamin masa depan yang lebih baik bagi generasi mendatang dengan menurunkan angka stunting dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak.
Kemudian juga untuk meningkatkan sinergi antarlembaga, meningkatkan kerjasama antara pemerintah desa, masyarakat dan lembaga terkait dalam upaya pencegahan stunting.
“Anak yang stunting itu pasti pendek, tetapi pendek belum tentu stunting,” tutupnya. (mc banjar)
Editor: Yayu







