“Kami tetap turun tangan kalau ada laporan dari masyarakat atau pihak kecamatan,” katanya.
Terkait buaya yang menyerang warga, pihak BKSDA telah memasang perangkap sejak hari Senin (7/4).
Perangkap yang digunakan adalah jenis kerangkeng apung yang diberi umpan di dalamnya.
“Buaya masuk ke perangkap untuk mengambil umpan dan tidak bisa keluar lagi.
“Tapi kemarin sempat ada masyarakat yang mendekat dan membuat buaya keluar sebelum sempat terperangkap,” ungkap Agus.
Ia juga menjelaskan bahwa perangkap tersebut hanya tersedia satu unit per wilayah, dan harus didatangkan dari Balai di Banjarbaru.
“Perangkat terbatas, kadang juga sedang digunakan di wilayah lain, jadi harus antre,” imbuhnya.(Gazali)
Editor Restu







