Duh, Rupiah Sudah Sentuh 16.600 Per Dolar AS, Titik Terlemah Selama 2 Tahun Terakhir!

BI berusaha melakukan intervensi di pasar mata uang, pasar obligasi, dan di pasar domestik (non-deliverable forwards) karena rupiah bergerak menuju titik terendah dalam 2 tahun terakhir.

Baca juga:Ngeri! Lubang Besar Mendadak Muncul di Jalanan Telan Satu Pengendara, Ditemukan Tewas Setelah 18 Jam

Data dari LSEG menunjukan rupiah mengalami titik terendah pada 1998 saat menyentuh angka Rp16.800 per dolar AS selama krisis keuangan di Asia.

Direktur Ekonomi Digital Center of Economics and Law Studies (Celios), Nailul Huda, mengatakan krisis ekonomi bisa menyebabkan nilai tukar terhadap dolar Amerika Serikat melemah, namun tidak sampai menembus Rp20.000 per dolar AS.

“Saya belum pernah melihat kemungkinan rupiah akan melemah hingga ke angka Rp20.000 per dolar As. Secara ekonomi, kejadian tersebut hanya bisa disebabkan oleh krisis eksternal seperti krisis Asia tahun 1997/1998,” ujar Huda dilansir inilahkalsel.com, Minggu (23/3/2025).

Dia menjelaskan jika melihat data saat ini, perekonomian ASEAN ada yang bagus misalnya Vietnam dan ada yang melemah seperti Indonesia. Masalah ekonomi Indonesia itu lebih banyak berasal dari internal negara.

Misalnya seperti penerimaan negara yang jeblok, kebijakan program negara yang memerlukan dana besar, hingga politik dalam negeri Indonesia.

“Jikapun melemah, paling mungkin di angka Rp17.000 per dolar AS. Itu pun sudah sangat parah karena akan meningkatkan inflasi impor,” kata dia. (Berbagai sumber)