Pada aksi terakhirnya, mereka mengincar sepeda motor Yamaha Mio yang terparkir di depan barbershop. Saat dirasa aman, mereka mendorong motor tersebut bersama-sama pada pukul 04.30 WIB.
Namun, aksi mereka dipergoki oleh seorang warga yang kemudian melaporkan hal tersebut ke pihak berwajib.
Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz mengungkapkan bahwa ketiga bocah ini bahkan telah menjual salah satu motor curiannya hanya seharga Rp 150 ribu.
Uang hasil pencurian tersebut diketahui digunakan untuk bermain di Timezone dan jalan-jalan ke Surabaya.
Setelah kasus tersebut kini polisi tengah menyelidiki kemungkinan adanya jaringan penadah motor curian yang lebih besar.(vri/berbagai sumber)






