Selain itu, kebijakan dagang Presiden Donald Trump yang agresif serta memanasnya konflik di Gaza, di mana serangan Israel menewaskan 48 warga Palestina, turut memicu volatilitas pasar.
Di dalam negeri, harga emas batangan Antam pun ikut meroket, mencetak rekor baru di Rp 1,774 juta per gram, naik dari sebelumnya Rp 1,759 juta per gram.
Para analis memperingatkan bahwa meskipun tren kenaikan masih kuat, potensi koreksi tetap ada. Namun, dengan kondisi global yang penuh ketidakpastian, emas diprediksi tetap menjadi pilihan utama investor untuk melindungi kekayaan dari badai ekonomi yang semakin liar.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)
editor: nur muhammad







