THR 2025: Pemerintah Gelontorkan Rp 50 Triliun, Pencairan untuk ASN Dipercepat!

“Percepatan pencairan THR ASN dilakukan untuk mengoptimalkan dampak ekonomi di berbagai sektor, terutama perdagangan, jasa, dan pariwisata yang diprediksi mengalami lonjakan menjelang Idulfitri 2025,” ujar Airlangga.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, peningkatan konsumsi rumah tangga menjelang Lebaran bisa tumbuh hingga 15%, terutama pada sektor makanan, pakaian, dan transportasi. Pencairan THR lebih awal diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang ditargetkan mencapai 5,2% pada kuartal kedua 2025.

Dengan adanya percepatan ini, pemerintah berharap tidak hanya meningkatkan kesejahteraan ASN dan pensiunan, tetapi juga memberikan efek domino terhadap UMKM, ritel, dan industri lokal di seluruh Indonesia. Selain itu, pencairan lebih awal juga bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kapan ASN Daerah Terima THR?

Setelah pencairan untuk ASN pusat dan pensiunan, kini perhatian tertuju pada ASN daerah. Kementerian Keuangan memastikan bahwa pencairan THR bagi ASN daerah akan dilakukan maksimal tiga minggu sebelum Lebaran. Pemerintah daerah diharapkan segera mengajukan permohonan pencairan agar distribusi THR berjalan lancar dan tepat waktu.

“Proses pencairan THR untuk ASN daerah bergantung pada kesiapan APBD masing-masing daerah. Kami terus berkoordinasi agar tidak ada kendala dalam pencairan,” jelas Sri Mulyani.

Pemerintah juga mengimbau ASN dan pensiunan untuk menggunakan THR dengan bijak, terutama dalam menghadapi kenaikan harga bahan pokok menjelang Idulfitri.

Dengan penyaluran THR yang lebih cepat dan alokasi anggaran yang besar, diharapkan perputaran ekonomi semakin kuat, memastikan masyarakat bisa merayakan Lebaran dengan lebih tenang dan sejahtera.(Wartabanjar.com/Beritasatu.com)

editor: nur muhammad