Antusiasme warga terlihat sejak pagi, bahkan sebelum pasar murah dibuka pada pukul 08.30 WITA. Warga berbondong-bondong datang untuk membeli kebutuhan pokok dengan harga lebih murah. “Alhamdulillah, kegiatan hari ini ramai dan berjalan lancar,” tambah Angki.
Asbid, Jabatan Fungsional (JF) Analis Perdagangan Disperindag Balangan, menyampaikan apresiasi kepada Disdag Kalsel atas terselenggaranya pasar murah ini.
“Semoga kegiatan ini benar-benar membantu masyarakat, khususnya di Desa Mampari, dalam mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.
Upaya Menekan Inflasi dan Menjaga Stabilitas Harga
Kegiatan pasar murah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah dalam menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga di 13 kabupaten/kota se-Kalsel menjelang bulan Ramadhan dan Idul Fitri. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi daya beli masyarakat serta mengurangi beban ekonomi warga di tengah lonjakan harga kebutuhan pokok.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







