RUPS Pemprov Kalsel dan Bank Kalsel Bahas Kinerja dan Penghargaan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan bersama Bank Kalsel menggelar Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Eks Kantor Gubernur Kalsel pada Kamis (13/3/2025).
Rapat ini membahas laporan tahunan, alokasi Corporate Social Responsibility (CSR), serta apresiasi terhadap pengelolaan aset terbaik di lingkungan pemerintahan daerah.
Baca juga:Pemprov Buka Pendaftaran Lomba Tema dan Logo Hari Jadi ke 75 Kalsel, Cek Syarat dan Cara Mendaftarnya
Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, menyampaikan bahwa alokasi CSR Bank Kalsel untuk daerah telah dianalisis secara menyeluruh.
Berdasarkan data, penerima CSR terbesar adalah Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, diikuti oleh Kabupaten Balangan dan Kota Banjarmasin. Sementara itu, Kabupaten Tapin tercatat sebagai daerah dengan perolehan CSR terendah.
"Kami mengimbau Kabupaten Tapin untuk meningkatkan kinerjanya. Jika kinerja meningkat, maka alokasi CSR yang diterima juga akan lebih besar," ujar H. Muhidin.
"Sebenarnya ada banyak pihak yang ingin kembali bergabung dalam pendanaan, namun ada regulasi tertentu yang harus dipenuhi," sambungnya.
Selain membahas CSR, RUPS ini juga memberikan penghargaan kepada instansi dengan pengelolaan aset terbaik.
Penilaian dilakukan berdasarkan efektivitas pemanfaatan aset oleh masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).
"Kami memberikan penghargaan kepada dinas yang paling baik dalam mengelola aset. Tahun ini, Dinas Kehutanan menempati peringkat pertama, disusul oleh Dinas Keuangan," jelas Gubernur.
"Kami benar-benar menghitung dan mengelola aset yang ada agar lebih optimal," tambahnya.
Sebagai pemegang saham utama, Pemprov Kalsel menaruh harapan besar terhadap peningkatan kinerja Bank Kalsel di tahun 2025.
Baca juga:Bantu Pemprov, Bank Kalsel Bikinkan Gazebo di Anjungan Kalimantan Selatan di TMII
Modal bank ini mengalami pertumbuhan signifikan, dari 3,3 triliun menjadi 3,55 triliun. Selain itu, laba juga mengalami kenaikan sebesar 18 persen.
"Kinerja direksi cukup baik, dan ini tentu memberikan dampak positif terhadap pembangunan di Kalimantan Selatan," sebut H. Muhidin.
"Tak hanya infrastruktur, kita juga akan memperkuat dukungan bagi UMKM serta mempermudah akses pinjaman bagi kontraktor agar proyek-proyek pembangunan berjalan lancar," lanjutnya.
Direktur Utama Bank Kalsel, Fachrudin, menyampaikan rasa syukur atas capaian kinerja bank yang semakin membaik.
Ia juga mengungkapkan bahwa Bank Kalsel kembali meraih Anugerah BUMD Terbaik untuk kelima kalinya berturut-turut.
"Alhamdulillah, tahun ini kami kembali meraih penghargaan sebagai BUMD terbaik bintang lima. Saya juga dinobatkan sebagai pionir utama, sementara Gubernur Kalsel menerima penghargaan sebagai pembina BUMD terbaik," ungkap Fachrudin.
Baca juga:Masa Pelunasan Haji Tinggal Sehari, Kalsel Baru Tercapai 81%, Kemenag Segera Hubungi Jemaah yang Belum Bayar
"Insya Allah, kinerja ini akan terus kami pertahankan dan tingkatkan di tahun mendatang," pungkasnya.
Dengan pencapaian ini, Bank Kalsel diharapkan semakin solid dalam mendukung pembangunan daerah sertameningkatkan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan. (Ramadan)