Ide ini langsung menarik perhatian publik, mengingat pendekatan keras yang diusulkan Prabowo dalam memberantas korupsi. Beberapa negara seperti Indonesia pernah menerapkan konsep penjara terpencil untuk pelaku kejahatan berat, dan Prabowo tampaknya ingin menerapkan hal serupa.
Tunjangan Guru
Selain menyatakan sikap tegas terhadap koruptor, Prabowo juga memperkenalkan kebijakan baru terkait penyaluran tunjangan bagi guru Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) daerah.
Melalui mekanisme baru ini, tunjangan akan langsung ditransfer ke rekening guru tanpa melalui perantara, guna menghindari praktik korupsi di birokrasi.
“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, pada Kamis 13 Maret, saya, Prabowo Subianto, Presiden RI, mendapat kehormatan meluncurkan mekanisme baru penyaluran tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru,” ujar Prabowo dalam acara di Plaza Insan Berprestasi, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (13/3/2025).
Kebijakan ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam percepatan pembangunan sektor pendidikan serta memberantas potensi penyelewengan dana tunjangan guru.
Dengan langkah-langkah ekstrem dan kebijakan baru ini, Prabowo semakin menegaskan komitmennya dalam memperbaiki sistem pemerintahan dan memberantas korupsi di Indonesia. Namun, apakah penjara di pulau terpencil benar-benar akan terwujud? Publik masih menunggu realisasinya.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







