“Perlu koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, BPBD, serta masyarakat dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem ini agar dampaknya dapat diminimalkan,” tegasnya.
Menanggapi arahan dalam rakor tersebut, Kepala Dinas Perdagangan Kalsel, Sulkan, yang hadir mewakili Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok di Kalimantan Selatan.
“Kami di Pemprov Kalsel sudah melakukan berbagai langkah strategis, seperti operasi pasar murah dan pemantauan harga secara intensif. Kami juga terus berkoordinasi dengan distributor dan pedagang agar suplai bahan pokok tetap terjaga. Dengan langkah ini, kami optimis inflasi di Kalsel dapat dikendalikan,” ujar Sulkan.
Terkait cuaca ekstrem, Pemprov Kalsel juga telah berkoordinasi dengan BPBD serta instansi terkait untuk memastikan kesiapan menghadapi potensi bencana.
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan mengikuti informasi resmi terkait kondisi cuaca. Pemerintah daerah juga siap siaga untuk menghadapi kemungkinan bencana agar dampaknya bisa diminimalkan,” tutupnya. (yayu)
Editor: Yayu







