WARTABANJAR.COM, PONTIANAK- Nani merasa senang mendapat bantuan dari PT PLN (Persero) Unit Penyaluran Transmisi (UPT) Pontianak. Ia mengungkapkan rasa terima kasihnya untuk bantuan yang diberikan tersebut. “Alhamdulillah, terima kasih kami sampaikan kepada para muzakki PLN yang telah memberikan bantuan ini, semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan, kesuksesan serta keberkahan untuk seluruh Pegawai,” ungkap Nani. Ia adalah salah satu warga Kelurahan Saigon, Kecamatan Pontianak Timur, Kota Pontianak, Kalimantan Barat yang menerima bantuan tersebut. Program pemberian bantuan ini digelar oleh PT PLN (Persero) Unit Penyaluran Transmisi (UPT) Pontianak melalui Tim Srikandi dan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UPT Pontianak di kantor Kelurahan Saigon, diikuti oleh sekitar 50 warga setempat serta dihadiri oleh Lurah, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas pada 28 Februari 2025 lalu. Mereka juga sekaligus menggelar sosialisasi ke warga Kelurahan Saigon terkait bahaya listrik dan agar kesadaran warga meningkat tentang keselamatan ketenagalistrikan, khususnya menjelang bulan puasa Ramadhan tahun ini. General Manager PLN UIP3B Kalimantan, Riko Ramadhano Budiawan, dalam siaran pers bernomor 011.PR/STH.01.05/I/2025 yang diterima Wartabanjar.com, Senin (10/3/2025), mengatakan sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik mengenai keselamatan ketenagalistrikan. "Selain itu juga untuk mengingatkan bahaya bermain layang-layang di dekat jaringan transmisi listrik," katanya. Dalam pemaparan materi yang disampaikan, masyarakat diberikan informasi terkait manfaat dan bahaya listrik, serta pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya yang dapat ditimbulkan oleh jaringan transmisi listrik yang ada di sekitar masyarakat. "Keselamatan ketenagalistrikan adalah tanggung jawab bersama. Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan bahwa masyarakat tidak hanya memahami manfaat listrik, tetapi juga menyadari potensi bahayanya serta cara menghindarinya. Selain itu, kegiatan berbagi ini merupakan wujud nyata kepedulian PLN terhadap masyarakat, terutama dalam menyambut bulan suci Ramadhan," ujar Riko, sekaligus juga memberikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan oleh Srikandi dan YBM PLN UPT Pontianak. Proses sosialisasi dilakukan melalui penyampaian materi yang mudah dipahami agar masyarakat dapat mengerti dan lebih berhati-hati dalam beraktivitas sehari-hari, khususnya yang berkaitan dengan listrik. Manager PLN UPT Pontianak, Darul Irfan, mendukung penuh kegiatan ini. “Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai pentingnya menjaga keselamatan dalam mengelola kelistrikan. Melalui program seperti ini, kami berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya listrik dan dapat menghindari potensi kecelakaan yang bisa terjadi, seperti yang seringkali disebabkan oleh permainan layang-layang di dekat jaringan transmisi listrik. Kami berkomitmen untuk terus mendukung upaya-upaya edukasi dan keselamatan bagi masyarakat,” ungkap Darul. BACA JUGA: Istimewanya Bulan Ramadhan, Saatnya Doa Siang dan Malamnya Cepat Dikabulkan Allah Sebagai wujud kepedulian sosial, dalam acara tersebut, Tim YBM PLN UPT Pontianak turut berperan dalam menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kesulitan hidup warga yang kurang beruntung. Inisiatif ini juga mencerminkan komitmen nyata PLN dalam berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat serta mendukung pembangunan melalui kepedulian sosial. “Momen ini sangat istimewa, karena di bulan yang penuh berkah ini, kami ingin berbagi kebahagiaan dengan masyarakat yang membutuhkan serta memberikan bantuan yang berguna bagi sesama,” lanjut Darul. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Saigon dapat lebih memahami pentingnya keselamatan ketenagalistrikan dalam menjalani aktivitas sehari-hari dengan lebih aman serta dapat terbantu atas bantuan yang diberikan . PLN UPT Pontianak selalu berkomitmen untuk terus melakukan kegiatan serupa demi menciptakan lingkungan yang aman dan memberikan semangat kepedulian dengan sesama serta menjadikan Ramadhan ini menjadi lebih bermakna karena mengisi hari-hari dengan amal kebaikan. (rls) Editor: Yayu