WARTABANJAR.COM – Pondok Pesantren Lirboyo Kediri sudah sangat terkenal di Tanah Air, tidak hanya sebagai pondok dengan puluhan ribu santri, tapi keilmuan dan telah menghasilkan para ulama.
Ponpes Lirboyo memiliki santri-santri yang alim dan faqih di dalam ilmu agama hingga para pengasuh yang luar biasa istiqamah.
Salah satunya KH Anwar Manshur. Selain sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, ia juga mengemban amanah sebagai Rais Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jatim masa khidmat 2024-2029.
Keistiqamahannya dalam mengaji dan beribadah disaksikan oleh santri-santri. Kiai dari pasangan KH Manshur Jombang dengan Nyai Salamah putri ketiga KH Abdul Karim, pendiri Pesantren Lirboyo tersebut kuat mengaji dan shalat malam berjam-jam.
Salah satu santrinya, KH Bagus Ahmadi asal Tulungagung menerangkan beliau sosok yang sangat mempeng (rajin) dan istiqamah. Sepanjang yang ia tahu, setiap malam Ramadhan sekitar jam 02.00 WIB Kiai Anwar melaksanakan shalat malam di Masjid Lawang Songo Lirboyo dilanjutkan dengan i’tikaf.
Gus Bagus melanjutkan kesaksiannya, Kiai Anwar sekitar pukul 03.30 WIB kembali ke ndalem di Pondok Putri Hidayatul Mubtadi-at. Kemudian mengimami Shalat Subuh di Pondok Putri.
“Pukul 7 pagi Kiai Anwar mulai mengaji kitab sampai masuk waktu dhuhur, nonstop tanpa berhenti,” ujar Gus Bagus kepada NU Online Jatim, Kamis (06/03/2025).
Gus Bagus menambahkan, ada yang unik dari Kiai Anwar Mansur guna mengusir rasa kantuk selama membaca kitab kuning di hadapan santri-santri. Yakni terkadang Kiai Anwar memukul-mukul paha atau membaca kitab sambil berdiri.
“Untuk pengajian pagi sampai siang, kitab yang beliau baca tiap tahun berganti-ganti. Setelah itu beliau mengimami Shalat Dhuhur di Pondok Putri Hidayatul Mubtadi-at,” bebernya.







