1. Penguatan regulasi dan peran KUA dalam mendeteksi potensi konflik berdimensi keagamaan.
  2. Pengembangan serta insersi kurikulum berbasis cinta kemanusiaan dan penghargaan terhadap perbedaan di lembaga pendidikan dan kediklatan binaan Kemenag.
  3. Penguatan Ekoteologi
  1. Pelestarian lingkungan di lembaga pendidikan dan keagamaan.
  2. Program penanaman satu juta pohon dan penggalangan wakaf pohon, misalnya dari calon pengantin.
  3. Penerapan konsep green building dalam sarana dan prasarana pendidikan agama, serta pelatihan berbasis kesadaran lingkungan yang melibatkan tokoh agama dan masyarakat.
  1. Bimbingan perkawinan dan pengarusutamaan keluarga maslahat.
  2. Pembangunan KUA yang inklusif dan ramah.
  3. Peningkatan layanan keagamaan di wilayah 3T.
  4. Penyediaan bantuan kitab suci serta bahan bacaan keagamaan yang ramah difabel guna mendongkrak literasi keagamaan umat.
  5. Mewujudkan Pendidikan Unggul, Ramah, dan Terintegrasi
  1. Pengembangan lembaga pendidikan agama yang lebih unggul, terintegrasi, terdigitalisasi, dan relevan.
  2. Penyelesaian PPG Guru Dalam Jabatan dalam dua tahun ke depan untuk meningkatkan profesionalisme serta kesejahteraan guru melalui tunjangan profesi.
  3. Pemberian beasiswa melalui skema Kartu Indonesia Pintar dan Beasiswa Indonesia Bangkit.
  4. Akselerasi akreditasi unggul pada PTKN serta penguatan literasi keagamaan berbasis budaya digital dan media sosial.
  1. Mengembangkan pesantren sebagai tempat pembelajaran yang aman, ramah anak, dan inklusif.
  2. Menunjang pertumbuhan ekonomi umat melalui pesantren.
  3. Meningkatkan kemandirian pesantren melalui bantuan inkubasi bisnis, dengan target Badan Usaha Milik Pesantren mencapai 5.000.
  4. Mendirikan pesantren internasional serta meningkatkan kualitas dan rekognisi lulusan pesantren melalui pembentukan Direktorat Jenderal Pesantren.
  5. Pemberdayaan Ekonomi Umat
  1. Memperkuat tata kelola untuk optimalisasi peran dana sosial keagamaan.
  2. Mengintegrasikan data pemanfaatan dana sosial berbasis wilayah atau komunitas agar penghimpunan dan distribusinya tepat sasaran, sehingga berdampak pada pemberdayaan ekonomi umat.