Selain itu, Raihan mengatakan, tadi air mulai naik sekitar pukul 04.00 dini hari, kira-kira debit air sekitar 30 sentimeter.
“Di sekitaran ponpes itu sebenarnya tidak ada sungai besar, akan tetapi ada sungai kecil yang airnya itu dialiri oleh sungai besar,” jelasnya.
Berbicara tentang proses belajar mengajar selama banjir, ia mengatakan, di bulan Ramadhan ini hanya ada satu kali pembelajaran, yakni setelah salat subuh, itu pun tempatnya di masjid, jadi tidak ada kendala sama sekali dalam proses belajar mengajar.
“Walaupun banjir, proses belajar mengajar tidak terganggu sama sekali, paling-paling melewati jalan menuju ke masjid saja melewati sedikit genangan air,” tutupnya. (alfi)
Editor: Yayu







