Legenda Arsenal Sebut Liverpool di Liga Champions Masih Bisa Terganjal The Gunners
WARTABANJAR.COM, PARIS - Tim-tim ternama di Liga Inggris mampu menjawab hadangan pertama di babak 16 besar Liga Champions dengan meyakinkan. Setelah Arsenal yang mampu menghajar PSV Eindhoven dengan skor fantastis, kini Liverpool memenangi laga berat di laga tandang melawan raksasa Prancis, PSG.
Harvey Elliott menjadi pahlawan kemenangan Liverpool atas tuan rumah Paris Saint-Germain (PSG) dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions yang berkesudahan 1-0 di Parc des Princes, Paris pada Kamis (6/3/2025) dini hari WIB.
Liverpool pun berpeluang besar lolos ke perempat final karena akan tampil sebagai tuan rumah dalam laga leg kedua Rabu pekan depan, demikian unggahan laman UEFA.
Legenda Arsenal Thierry Henry menyebut Arsenal memiliki kans besar mengangkat piala lambang supremasi di Eropa. Menurut Henry, Arsenal bisa saja fokus mengejar gelar juara Eropa tersebut musim ini karena lebih sulit mengejar Liverpool di puncak klasemen Liga Inggris dengan selisih 13 poin.
"Kita sudah tahu bahwa (persaingan) Liga Premier sudah selesai, bila tidak ada hal-hal yang mengejutkan terjadi," lanjutnya.
Namun, Henry menegaskan jalan yang harus dilalui Arsenal dalam fase gugur juga tidak mudah karena harus melawan tim kuat seperti juara bertahan Real Madrid atau Atletico Madrid.
"Bila Anda mau jadi juara, Anda harus siap melawan tim-tim besar. Arsenal harus berhadapan dengan Real Madrid atau Atletico Madrid di perempat final, mereka harus bisa melaluinya," tutup Henry yang mengoleksi dua gelar juara Liga Inggris bersama The Gunners.
Arsenal dianggap telah menginjakkan satu kakinya di perempat final Liga Champions setelah menghancurkan PSV Eindhoven 7-1 pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu dini hari WIB kemarin.
Ketujuh gol dicetak masing-masing oleh Timber, Nwaneri, Merino, Trossard, Calafiori, dan brace Odegaard.
Tuan sempat mencetak gol pada menit ke-20 lewat sepakan kaki kiri Khvicha Kvaratskhelia, tapi VAR menganulirnya akibat offside.
Kvaratskhelia kembali mengancam pada menit ke-28, tapi bola sepakan kerasnya dari luar kotak penalti diblok oleh Alisson.