Dari berbagai lokasi itu, ujar Menteri Agama, kondisi objektif hilal di daerah Indonesia bagian timur, tengah hingga barat tak tampak, namun hanya ada satu wilayah yang hilalnya tampak yaitu di Provinsi Aceh.
“Karena di Aceh kondisinya yang paling memenuhi syarat rukyatul hilal dari segi ketinggian hilal dna elongasinya,” ujarnya lagi.
Dua saksi yang melihat penampakan hilal di Aceh juga sudah disumpah oleh hakim agama setempat sebagai syarat bahwa mereka benar-benar telah melihat hilal 1 Ramadhan tersebut.
Dengan demikian, dapat dipastikan bahwa malam ini umat Islam sudah mulai bisa melaksanakan salat tarawih. (yayu)
Editor: Yayu







