Setelah diidentifikasi, arsip tersebut dikumpulkan dari berbagai instansi terkait dan didigitalisasi guna memastikan informasi tetap aman dan mudah diakses.
“Semua dokumen telah di-scan dan disimpan dalam format digital, agar lebih tahan lama dan tidak mudah hilang,” tambah Rahmi.
Selain arsip digital, BPBD juga mengamankan arsip fisik yang masih dalam kondisi baik di tempat penyimpanan khusus. Sementara itu, arsip digital disimpan dalam sistem manajemen arsip terintegrasi, sehingga lebih mudah dicari dan dikelola di masa mendatang.
Arsip Covid-19, Warisan Berharga untuk Masa Depan
BPBD Balangan berkomitmen memastikan bahwa arsip ini dapat menjadi sumber informasi penting bagi pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi bencana serupa di masa depan.
“Ini adalah bagian dari sejarah yang perlu dikenang, sekaligus menjadi referensi bagi upaya penanggulangan bencana di masa mendatang,” pungkas Rahmi.(Wartabanjar.com/Alfi)
editor: nur muhammad







