Pasar Wadai Ramadhan Sebentar Lagi Dibuka di Banjarmasin, Gubernur Kalsel: Pasar Bakal Buka Sampai Sahur

Program ini dikelola oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bekerja sama dengan Bank Indonesia dan Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan.

“Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, tanpa ada pembatasan kuota penjualan,” sebut Ibnu Sina.

Walau begitu, pihaknya tetap akan melakukan pengawasan agar tidak terjadi penimbunan saat pelaksanaannya nanti.

Pemko Banjarmasin Sediakan Dana untuk 80 Stand

Terkait anggaran pelaksaan Pasar Wadai kali ini, Ibnu Sina menjelaskan bahwa Pemko Banjarmasin hanya mengalokasikan dana untuk 80 stand.

“Selain itu, akan ada 50 tenda kerucut dari pemrov Kalsel yang akan ditempatkan di halaman eks-Gubernur,” paparnya.

BACA JUGA: Ini Niat Baca Yasin 3 Kali di Malam Nisfu Syakban

Harapkan Bisa Puaskan Pengunjung dari Luar Kota

Pasar Wadai merupakan salah satu tradisi tahunan di Banjarmasin yang selalu dinantikan masyarakat sebagai bagian dari menyambut bulan suci Ramadhan.

Wali Kota Banjarmasin, Ibnu Sina, mengapresiasi langkah Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, yang menginisiasi penyatuan Pasar Wadai Pemprov dengan Pasar Wadai Kota Banjarmasin.

“Kami berterima kasih kepada Pak Gubernur atas inisiatif ini. Dengan bergabungnya dua pasar wadai ini, acara akan lebih besar, tertata dengan baik, dan memberikan manfaat bagi 145 anggota Paguyuban,” ucap Ibnu Sina.

Ibnu Sina berharap masyarakat Banjarmasin dan pengunjung dari luar kota dapat menikmati suasana Ramadhan dengan lebih nyaman.

Terkait jadwal pelaksanaan, pasar wadai akan dibuka mulai 1 Ramadhan dan berlangsung selama 28 hari, mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah.

Dengan adanya berbagai fasilitas dan program ini, Pemko Banjarmasin berharap masyarakat dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan menikmati suasana Ramadhan yang lebih semarak. (Ramadan).

Editor: Yayu