Puncak HPN 2025, Menteri Kebudayaan Fadli Zon Tegaskan Peran Pers dalam Mendukung Ketahanan Pangan

Selain itu Fadli Zon mengatakan bahwa kerja sama dengan insan pers sangat penting, tidak hanya dalam mengawal kebijakan pangan, tetapi juga dalam kemajuan kebudayaan.

“Banyak tokoh pers nasional yang juga berperan dalam bidang kebudayaan, oleh karena itu, Kementerian Kebudayaan terbuka untuk berkolaborasi dalam mendukung digitalisasi hasil kebudayaan dan sejarah bangsa,” paparnya.

Ia menambahkan bahwa kita harus berkolaborasi agar dapat menjadi rujukan akademik dan publik yang lebih luas.

Ia menyatakan komitmen pemerintah dalam memfasilitasi insan pers dan sastrawan untuk berkarya melalui festival literasi dan kolaborasi budaya.

Kementerian Kebudayaan akan bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan lembaga pers lainnya guna meningkatkan program pelatihan jurnalisme budaya.

“Kita ingin lebih banyak jurnalis muda yang memiliki keahlian dalam peliputan budaya, karena kebudayaan adalah bagian penting dalam pembangunan nasional,” tegasnya.

Ia kemudian mengutip pernyataan pemikir Benedict Anderson dalam Imagined Communities bahwa media tidak hanya melaporkan realitas, tetapi juga membentuk imajinasi kolektif bangsa.

“Mari kita jaga pers yang independen, berkualitas, dan berintegritas. Jadikan pers sebagai kekuatan utama dalam memperjuangkan ketahanan pangan, memperkuat identitas budaya, dan mengawal masa depan Indonesia,” pungkasnya.

BACA JUGA: Distribusi Air Bersih ke Bandara Syamsudin Noor Banjarbaru Terhenti 24 Jam

Sementara itu, perayaan puncak Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kantor Gubernur Kalsel pagi tadi berlangsung sukses dan lancar.

Acara ini menjadi momentum penting bagi insan pers dalam meneguhkan perannya sebagai penjaga demokrasi, pengawal ketahanan sosial, dan pendukung kemandirian bangsa. (Ramadan)

Editor: Yayu