Dengan melibatkan kader Posyandu, BUMDes diharapkan mampu mengelola proses pemberian makanan bergizi kepada pelajar, sekaligus menciptakan lapangan kerja di tingkat desa.
“Target kami pada tahun 2025, tidak ada lagi BUMDes yang hanya berstatus berkembang. Semua BUMDes di Balangan harus maju dan berkontribusi nyata dalam pembangunan desa,” tegasnya.
Hingga saat ini, dari 118 BUMDes di Balangan, hanya dua desa di Kecamatan Tebing Tinggi yang masih berada dalam kategori berkembang.
Untuk mengatasi hal ini, DP3A P2KB PMD telah berupaya meningkatkan kapasitas pengelolaan BUMDes melalui penguatan manajemen, peningkatan kualitas sumber daya manusia, legalitas badan hukum, serta dukungan anggaran.
“Kami percaya, dengan kerja keras dan kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, seluruh BUMDes di Balangan mampu menjadi ujung tombak kesejahteraan desa,” tutup H. Nasa’i.(Alfi)
Editor Restu







