Harga Beras Lokal Terus Naik Dikeluhkan Warga Gambut

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA – Sejumlah harga bahan pokok di Kalimantan Selatan (Kalsel) mengalami kenaikan di awal 2025, satu di antaranya harga beras.

Para pedagang yang ada di Pasar Rakyat Tradisional Gambut, Kabupaten Banjar mengeluhkan kondisi ini.

Pasalnya, dengan adanya kenaikan harga tersebut membuat pendapatan para pedagang menurun dibandingkan sebelumnya.

Salah satu pedagang beras, Badariah mengatakan, untuk kenaikan harga terjadi untuk semua jenis beras. Terutama pada jenis beras lokal, seperti beras Gambut dan Anjir.

Baca Juga

Seorang Pria Tega Rudapaksa Penghuni Kos Jalan Soetoyo S Banjarmasin

“Bulan sebelumnya untuk harga beras gambut dan anjir itu diangka Rp 10 ribu, sekarang sudah Rp 13 ribu per liternya. Kalau saya memang cuka menjual beras lokal saja,” ujar Badariah, Senin (20/1/2025).

“Sekarang penjualan jadi turun drastis. Biasanya orang beli 10-20 liter, sekarang paling 3-7 liter, jarang bisa di atas 10 liter lagi,” kata lanjutnya.

Badariah mengungkapkan, kenaikan harga beras ini disebabkan oleh adanya kenaikan biaya angkutan dan juga biaya upah penggilingan dari gabah menjadi beras.

“Sehingga untuk harga jualnya dipasaran juga mengalami peningkatan,” ungkap Badariah.

Ia berharap, agar harga beras kembali normal seperti biasanya, sehingga pendapatan para pedagang bisa meningkat kembali.

“Semoga saja harganya cepat turun, karena kalau harganya tinggi, jualnya cukup susah,” harapnya.

Tidak hanya bagi para pedagang, hal serupa juga dialami oleh para pembeli atau masyarakat, baik itu untuk konsumsi pribadi maupun bagi yang menjalani usaha kecil-kecilan.

Baca Juga :   Polda Kalsel Periksa dan Pantau Kamtibmas di Tahura Sultan Adam Selama Libur Lebaran

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI