Adu Mulut Berujung Maut! Pria di Kalteng Tega Tusuk Tetangga hingga Tewas dan Buang Jasad ke Sungai
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, PALANGKA RAYA – Peristiwa mengerikan terjadi di Kabupaten Gunung Mas, Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng). Seorang pria berinisial HN (24) nekat menghabisi nyawa tetangganya, SP (60), hanya karena cekcok saat mabuk.
Insiden tragis ini bermula pada Sabtu (4/1/2025) siang, ketika HN bersama korban SP serta beberapa saksi, yaitu AYS, YN, dan BD, tengah pesta minuman keras di rumah pelaku. Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Gunung Mas, Ajun Komisaris Besar Polisi Theodorus Priyo Santosa, mengungkapkan, pertengkaran mulut antara HN dan SP memicu tindakan brutal tersebut.
"Pelaku merasa tersinggung karena ejekan dari korban. Sekitar pukul 17.30 WIB, pelaku mengambil pisau dari dalam kamar dan langsung menusuk korban SP beberapa kali hingga tewas," jelas Theodorus dalam keterangannya, Jumat (10/1/2025).
Saksi-saksi yang berada di tempat kejadian mencoba menghentikan aksi pelaku, tetapi upaya mereka sia-sia. Setelah memastikan SP tak bernyawa, HN bahkan memerintahkan para saksi untuk meninggalkan lokasi.
BACA JUGA:FAKTA MENGEJUTKAN! Mayat di Kebun Sawit Katingan Diduga Dibunuh Polisi Palangkaraya, Korban Warga Banjarmasin
Jasad Dibungkus dan Dibuang ke Sungai
Tidak berhenti di situ, pelaku membungkus tubuh korban menggunakan ambal kain lalu mengikatnya. Pada malam hari sekitar pukul 21.00 WIB, jasad SP dibuang ke Sungai Tehang, yang hanya berjarak 30 meter dari rumah pelaku.
Kejadian ini terungkap setelah polisi menerima laporan pada Minggu dini hari (5/1/2025) pukul 01.30 WIB. Anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Manuhing dan Tim Opsnal Reskrim Polres Gunung Mas langsung bergerak dan berhasil menangkap HN untuk menjalani proses hukum.
Jasad Korban Ditemukan Tersangkut di Sungai
Pencarian jasad SP melibatkan tim gabungan dari Polsek Manuhing, Polres Gunung Mas, dan BPBD Gunung Mas. Empat hari setelah kejadian, jasad korban ditemukan pada Selasa (7/1/2025) pukul 08.00 WIB di pinggiran Sungai Tehang.
"Petugas gabungan akhirnya menemukan jasad korban yang tersangkut di tepi sungai. Setelah itu, jasad langsung dibawa ke Puskesmas Manuhing untuk dilakukan Visum et Repertum," ujar Theodorus.
Kini, HN telah diamankan di Polsek Manuhing untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kasus ini menjadi peringatan bahwa konsumsi alkohol berlebihan dapat memicu tindakan yang tak terkendali hingga berujung maut.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad