Saat itu warga dan perangkat desa menemukan kedua korban dalam kondisi tak bernyawa di dalam kamar.
Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih. Petugas inafis dari Polres Kediri kemudian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Menurut keterangan kerabat, Yuyun, kedua korban dikenal jarang bergaul dengan tetangga maupun keluarga.
Mereka memiliki riwayat depresi dan cenderung menutup diri dari dunia luar sejak orang tua mereka meninggal pada 2019.
“Keduanya sangat tertutup, jarang keluar rumah, bahkan kalau malam lampunya tidak dinyalakan. Diduga sang kakak meninggal lebih dahulu, kemudian adiknya menyusul,” ujar Yuyun terkait peristiwa kakak beradik di Kediri tewas dilansir @inijawatimur.
Kebutuhan makan dan minum korban kadang dikirim oleh kerabat karena mereka hidup berdua dalam rumah tersebut. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







