Mahasiswa berharap pemerintah mendengarkan suara mereka dan mempertimbangkan untuk menunda atau membatalkan rencana kenaikan PPN yang dianggap semakin menyulitkan kehidupan rakyat kecil.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, memberikan apresiasi atas aksi tersebut dan berjanji akan meneruskan tuntutan mahasiswa ke pemerintah pusat.
“Kami menerima tuntutan ini dengan baik dan akan segera menyampaikannya ke pusat agar bisa ditindaklanjuti. Sebagai wakil rakyat, kami memiliki tugas untuk menyuarakan aspirasi masyarakat,” ujar Kartoyo.
Aksi tiarap ini menjadi bentuk perlawanan yang simbolis, sekaligus memperlihatkan kekuatan suara mahasiswa Kalsel yang menuntut keadilan untuk rakyat.(Wartabanjar.com/Iqnatius Aprianus)
editor: nur muhammad







