“ASS punya riwayat penyakit jantung dan prostat. Dia syok saat ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan,” jelas AKBP Rheonald.
ASS diduga merupakan tersangka utama dalam kasus sindikat uang palsu di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.
“Tersangka utama sudah ditahan, kondinya sekarang sakit, dan dibantarkan masih ditangani Polres Gowa. Uang palsu ini dicetak sejak tahun 2022 sampai 2024,” jelas Kapolda.
Kapolda mengungkapkan, peran ASS dalam pembuatan uang palsu, yakni bekerja sama dengan Kepala Perpustakaan UIN Alauddin, berinisial AI memasukkan mesin cetak uang palsu berhasil masuk ke lingkungan kampus UIN Alauddin Makassar.
“Mesin dimasukkan ke kampus dengan kalau ada mahasiswa mau meminjam buku bisa fotocopy, bisa dicetak agar tidak curiga,” jelas Kapolda. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi






