Unggahan itu merupakan konten tiruan untuk modus penipuan.
Setelah ditelusuri, tautan tersebut tidak mengarah ke laman resmi PT Samator Indo Gas.
Warganet justru diminta mengisi nama lengkap serta nomor Telegram yang aktif.
Jika dilanjutkan, kode OTP Telegram akan dikirimkan dan warganet diminta mengisi kode OTP ke dalam laman, sehingga nantinya akan dapat diambil alih oleh pihak tak bertanggung jawab. (ernawati/tri)
Editor: Erna Djedi





