Rencana Penghapusan Transjakarta Koridor I Tuai Penolakan

Alasan kedua, tarif MRT jelas jauh lebih mahal karena berdasarkan jarak tempuh. Saat ini saja, jarak Lebak Bulus – Bunderan HI tarifnya mencapai Rp. 14 ribu. Sementara menggunakan TJ hanya Rp. 3.500 saja.

“Jadi semestinya cara berfikir insan Dinas Perhubungan Daerah Khusus Jakarta (DKJ) itu bukan menghapus layanan TJ Koridor 1, tapi bagaimana memindahkan pengguna mobil pribadi ke angkutan umum khususnya MRT,” ujarnya.

Kebijakan-kebijakan yang sudah lebih dari 15 tahun digodok dan dikaji, seperti misalnya tarif parkir tengah kota yang mahal, tidak boleh parkir di badan jalan, dan harga BBM untuk kendaraan pribadi yang mahal, saatnya untuk diimplementasikan.

Baca juga: Warga Pesisir Pantai Takisung Bakal Direlokasi

Kalau menghapus layanan Koridor 1 jelas bukan kebijakan yang cerdas, dan bertentangan dengan Pembangunan MRT itu sendiri yang sejak diwacanakan untuk memindahkan pengguna kendaraan pribadi, bukan memindahkan pengguna angkutan umum lainnya.

Alasan ketiga, pola perjalanan pengguna Transjakarta berbeda dengan MRT. Dirinya berharap Kadishub atau insan Dinas Perhubungan sesekali naik Koridor 1 dari Blok M sampai Kota agar tahu bahwa pelanggan Koridor 1 sudah mengalami pergeseran dibandingkan 21 tahun silam saat pertama kalinya dioperasikan. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko