Promosikan Judi Online, Selebgram Balangan Diamankan Polisi

“Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, AR mengakui sudah mempromosikan situs judi online selama kurang lebih satu tahun,” ucap AKP Galuh, Jumat (20/12/2024).

Tersangka melakukan kontrak kerjasama yang awalnya dibayar berkisar Rp 1 juta hingga 1,5 juta. Lalu kontrak berlanjut yang setiap bulannya dibayar Rp 800 ribu untuk dua kali unggah setiap harinya.

Tindakan AR yang mempromosikan situs judi online ini dianggap melanggar tindak pidana UU ITE pasal 27 ayat 2 dengan ancaman pidana paling lama enam tahun penjara dan denda maksimal satu miliar.

Adapun barang bukti yang turut diamankan atas penangkapan perempuan tersebut di antaranya telepon genggam, tangkapan layar percakapan antara AR dan pemberi kontrak serta nomor rekening.

Tentunya penindakan terhadap AR belum menjadi akhir dari penyelidikan. Satreskrim Polres Balangan ujar AKP Galuh masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut.

Lantas, mengingat adanya kasus ini, AKP Galuh mengimbau agar masyarakat jangan mencoba untuk judi online, karena itu sudah merupakan pengaturan dari sistem yang peluang menangnya hanya rekayasa. (Alfi)

Editor Restu