Baca juga: PPN Naik 12 Persen, PBNU: Dengarkan Penjelasan Pemerintah!
Sebelumnya, Letjen Igor Kirilov, kepala Pasukan Pertahanan Radiologi, Kimia dan Biologi angkatan bersenjata Rusia, dan ajudannya tewas dalam ledakan bom di Moskow pada Selasa (17/12/2024) pagi.
FSB pada Rabu (18/12/2024) mengatakan bahwa mereka telah menangkap seorang warga Uzbekistan berusia 29 tahun karena dicurigai menaruh serta meledakkan bom dari jarak jauh.
Tersangka mengatakan kepada penyelidik Rusia bahwa Ukraina menjanjikan kepadanya hadiah sebesar 100.000 dolar AS (sekitar Rp1,6 miliar) serta mengiming-imingi dirinya dengan akses untuk mendapat kewarganegaraan di Uni Eropa.
Baca juga: Angkutan Barang Berukuran Besar Dilarang Beroperasi di Malam Tahun Baru
Jadi, kita lihat seperti apa jika Vladimir Putin sudah geram dengan kegiatan para intelijen asing itu di negaranya. Apakah ia akan menyelesaikan persoalan ‘secara adat’ dengan diam-diam melenyapkannya ataukah akan mengeksposenya sebagai peringatan bagi negara lain yang ingin mengganggu stabilitas kawasan Rusia. (Sidik Purwoko)
Editor: SidiK Purwoko







