WARTABANJAR.COM, SEMARANG – DPR RI melalui Komisi VIII akan mengevaluasi model dakwah di Tanah Air.
Langkah itu diambil DPR RI sebagai respon atas kegaduhan setelah kejadian pendakwah Miftah Maulana Habiburrahman atau Gus Miftah yang juga Utusan Khusus Presiden Bidang Keagamaan (kini sudah mundur) melontarkan ucapan bernada olokan dan hinaan kepada seorang penjual es bernama Sunhaji.
Olok-olok itu, dilontarkan Gus Miftah saat mengisi acara tablik di Semarang.
Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Abdul Wachid mengaku dirinya sempat menelepon Gus Miftah untuk menegur candaan bernuansa merendahkan orang tersebut.
Abdul Wachid menegur Gus Miftah agar mengevaluasi model dakwahnya agar jangan seperti dulu saat belum menjadi bagian dari pemerintahan, meskipun saat ini sudah mengundurkan diri.







