KADIN Minta Pengusaha Hindari PHK Sebisa Mungkin

Baca juga: Kemensos Datangi Rumah Agus Salim, Korban Penyiraman Air Keras

Meski begitu, Anindya mengakui bahwa kondisi perusahaan berbeda-beda. Beberapa pengusaha bisa jadi menghadapi tekanan berat dalam menyeimbangkan antara kelangsungan bisnis dan kesejahteraan karyawan. Namun, ia tetap berharap ada langkah-langkah inovatif untuk menghindari keputusan sulit seperti PHK.

Sebagai organisasi yang mewadahi pelaku usaha, Kadin terus berupaya mendorong perusahaan untuk berpikir jangka panjang.

“Tapi memang sebagai pengusaha juga kita berpikir untuk berlanjutan. Jadi kadang-kadang pilihan itu tidak enak ditempuh, tapi kadang-kadang ya menjadi pilihan,” ucap Anindya.

Baca juga: Begini Kata Airlangga Soal Pembentukan Kementerian Penerimaan Negara:

Meskipun PHK terkadang menjadi langkah yang tak terhindarkan, Anindya optimistis, perusahaan akan mampu mengatasi tantangan tanpa harus mengurangi jumlah karyawan dengan strategi yang tepat.

“Tapi kami melihat cukup banyak upaya-upaya untuk mencegah dan mencari jalanlah supaya tidak kejadian (PHK),” katanya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bahwa pemerintah segera membentuk Satuan Tugas Pemutusan Hubungan Kerja (Satgas PHK) seusai kebijakan kenaikan UMP di 2025 sebesar 6,5 persen.

Baca juga: Rapat Pleno Rekapitulasi Pilkada Tabalong 2024 Resmi Dimulai, KPU: “Ikhtiar Bersama untuk Demokrasi Damai!”