Pengadaan lahan dilaksanakan Pemprov Sumsel dan Pemkot Palembang. Pekerjaan fisik flyover dilaksanakan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumsel, Direktorat Jenderal (Ditjen) Bina Marga dengan kontraktor PT. Waskita Karya dan PT. Ricky Kencana (KSO) dengan biaya sekitar Rp168,1 miliar.
Flyover Sekip Ujung dibangun menggunakan Teknologi Mortar Busa sehingga dapat mengurangi sekitar 50 persen waktu pelaksanaan dibandingkan dengan timbunan tanah. Untuk menambah kenyamanan pengguna jalan, flyover juga dilengkapi penerangan LED dengan jarak tiang setiap 40 meter mulai dari awal hingga ujung oprit.
Untuk mempercantik tampilan, flyover juga dihiasi beautifikasi ornamen bangunan dengan mengedepankan seni dan budaya lokal, termasuk lansekap di area bawah flyover. Ornamen untuk beautifikasi berupa panel-panel songket yang merupakan kain tenun asli Sumsel, kain songket ini tentunya akan menambah daya tarik dan menunjukan kebersamaan, kerja sama antara Pemprov Sumsel, Pemkot Palembang dan Pemerintah Pusat. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko






