Kepada undangan, termasuk menteri Kabinet Merah Putih, Prabowo meminta izin melakukan lawatan luar negeri sebagai upaya untuk berhubungan baik dengan semua negara. Dirinya menilai bahwa Indonesia akan mengambil jalan politik tanpa lawan, dan memilih untuk tidak terseret dalam pertikaian antarnegara.
“Karena Indonesia mengambil jalan seribu kawan terlalu sedikit, satu lawan terlalu banyak. Pemimpin-pemimpin Indonesia, harus menjaga bahwa Indonesia, rakyat Indonesia, bangsa Indonesia, tidak terseret ke dalam pertikaian orang-orang lain. Kita hormati semua negara,” kata Prabowo seperti dikutip Wartabanjar.com.
Prabowo menekankan bahwa Indonesia ingin menjadi tetangga dan mitra yang baik, namun tidak ingin menjadi pion. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko









