BACA JUGA: Acil Odah Tanya Stunting, H. Muhidin Sebut Tak Diajak ke Lapangan
Hasil pemeriksaan ini akan menjadi acuan bagi dokter untuk memberikan resep atau rekomendasi perbaikan kebugaran bagi jemaah yang belum memenuhi standar.
“Di tahap kedua nantinya akan kita lihat apakah ada perkembangan atau tidak, harapannya sih harus ada perkembangan,” katanya.
Pemeriksaan kebugaran ini dianggap penting karena ibadah haji merupakan ibadah yang membutuhkan tenaga ekstra, bukan hanya sebatas ibadah lisan.
Berdasarkan data, di tahun 2025 nantinya ada 109 orang jemaah haji asal Balangan yang akan menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci. (Alfi)
Editor: Yayu







