500 Personel Tagana Disiagakan Hadapi Ancaman Banjir di Kalsel

“Kami tidak ingin kejadian banjir besar yang melanda pada tahun-tahun sebelumnya terulang. Kesiapsiagaan adalah kunci untuk meminimalkan dampak bencana,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari persiapan jangka panjang, Dinsos Kalsel juga menggencarkan program pelatihan kesiapsiagaan bencana kepada masyarakat, terutama di daerah-daerah rawan. Pelatihan ini melibatkan simulasi evakuasi serta penyuluhan tentang pentingnya menjaga lingkungan untuk mengurangi risiko banjir.

Dengan berbagai langkah yang diambil, Pemprov Kalsel optimis bahwa masyarakat dapat melalui musim hujan dengan lebih siap, serta mengurangi potensi kerugian baik dari segi materi maupun keselamatan jiwa. (MC Kalsel)

Editor Restu