Israel telah melakukan serangan udara besar-besaran di Lebanon terhadap apa yang diklaimnya sebagai target Hizbullah sejak 23 September, menewaskan setidaknya 1.437 orang, melukai lebih dari 4.123, dan menyebabkan lebih dari 1,34 juta orang mengungsi.
Serangan udara tersebut adalah eskalasi dari perang lintas batas antara Israel dan Hizbullah selama setahun sejak terjadi serangan di Jalur Gaza.
Baca juga:Lebanon dan Presiden Prancis Sepakat Ambil Alih Kendali Serangan dari Hizbullah
Meski masyarakat internasional memperingatkan bahwa Timur Tengah berada di ambang perang regional di tengah serangan tanpa henti Israel terhadap Gaza dan Lebanon, Tel Aviv telah memperluas konflik dengan meluncurkan serangan ke Lebanon selatan pada 1 Oktober. (pwk)
Editor: purwoko







