Tuchel Sedang Dipusingkan Tawaran Tim Inggris atau MU, Begini Peluangnya
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, MANCHESTER - Mantan pelatih Bayern Munich dan Chelsea Thomas Tuchel dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk menjadi manajer Inggris, meskipun ia juga sedang berpikir dengan tawaran yang dilontarkan Manchester United.
Pelatih berusia 51 tahun itu telah keluar dari manajemen kepelatihan sejak meninggalkan jabatannya di Allianz Arena pada akhir musim lalu, setelah hanya mampu finis di peringkat ketiga bersama juara bertahan Bundesliga itu.
Baca juga:Noni Madueke Fit, Kabar Gembira untuk Tim Inggris Saat Hadapi Yunani
Tuchel diperkirakan tidak akan kekurangan tawaran untuk segera kembali ke dunia manajemen, namun pemenang Liga Champions 2020-21 itu masih menunggu waktu dan belum berkomitmen pada pekerjaan baru.
Namun, tawaran di Man United telah banyak diperdebatkan untuk Tuchel, karena Setan Merah diperkirakan akan berpisah dengan Erik ten Hag yang sedang mendapat tekanan setelah awal musim yang buruk.
Diperkirakan belum ada keputusan mengenai masa depan Ten Hag yang dibuat pada pertemuan puncak para pemimpin Man United awal pekan ini, tetapi Tuchel dikatakan telah memilih alternatif pertamanya di Tim Inggris jika dia ingin mengambil pekerjaan itu.
Jurnalis Bild Christian Falk melaporkan bahwa pelatih asal Jerman itu sedang bernegosiasi dengan FA untuk menjadi pelatih kepala tim nasional Inggris berikutnya.
Badan tersebut sedang mencari pengganti permanen Gareth Southgate, yang mengundurkan diri dari posisinya setelah memimpin negaranya ke final Kejuaraan Eropa berturut-turut, meskipun kalah di keduanya.
Meskipun Tuchel segera tersedia, Inggris menunjuk pelatih kepala U-21 Lee Carsley untuk sementara waktu untuk memberi mereka waktu beberapa bulan untuk mencari kandidat dan mengambil keputusan yang tepat.
Baca juga:Komentar Pelatih Inggris Usai Timnya Dikalahkan Spanyol di Final Euro 2024
Carsley membuat awal yang positif pada masa pemerintahannya dengan kemenangan 2-0 atas Finlandia dan Republik Irlandia, tetapi pria berusia 50 tahun itu kemudian menyaksikan kekalahan mengejutkan 2-1 dari Yunani dalam pertarungan UEFA Nations League hari Kamis.
Carsley kemudian menyatakan bahwa dia tidak ingin diberi pekerjaan itu secara permanen, meskipun dia akan menduduki kursi panas setidaknya sampai akhir tahun ini seiring FA melanjutkan pencarian pelatih baru.(pwk)
Editor: purwoko