“Ya, saya sudah perintahkan Kominfo maupun Kemenkeu untuk memitigasi secepatnya, termasuk BSSN untuk memitigasi secepatnya,” ujar Jokowi kepada wartawan, Kamis (19/9/2024).
Jokowi mengungkapkan peristiwa ini juga terjadi di negara lain. Dia menduga kebocoran data ini terjadi karena keteledoran password hingga penyimpanan data yang berbeda-beda.
“Dan peristiwa seperti ini kan juga terjadi di negara-negara lain yang semua data itu mungkin karena keteledoran password,” ucapnya.
“(Peretasan) bisa terjadi karena penyimpanan data yang juga terlalu banyak di tempat-tempat yang berbeda, bisa menjadi ruang untuk diretas oleh hacker,” imbuhnya. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







