Pengendali Narkoba dari Lapas Tarakan Sudah Masukkan 7 Ton Sabu dari Malaysia, Dirjen PAS Beri Tanggapan

 

WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Aksi terpidana mati yang jadi pengendali narkoba di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Tarakan dibongkar Bareskrim Polri. Begini respons dari Dirjen Pemasyarakatan Kemenkumham Reynhard Silitonga.

Reynhard mengatakan pengungkapan kasus yang menyeret Hendra berawal dari informasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) tentang aktivitasnya yang cukup banyak telah memasukkan narkoba.

Baca juga:Bareskrim Bongkar Pengendali Narkoba di Lapas Tarakan

“Warga binaan di dalam Lapas itu ada 300 ribu orang, sebanyak 145 ribu orang adalah tindak pidana narkoba. Nah, tindak pidana narkoba yang di dalam (Lapas) ini tentu menjadi bagian dari kami, dari investigasi bersama-sama dengan Bareskrim,” kata Hendra dikutip, Kamis (19/9/2024).

Ia menambahkan, kalau pihaknya tidak menampik masih ada satu atau dua narapidana yang nekat beraksi dari balik jeruji besi.

Dia pun akan menindak tegas siapa saja yang terlibat.