Puluhan Makam Palsu Dibongkar Warga, Diduga Jadi Tempat Perdukunan dan Dikeramatkan

Diduga bangunan tersebut dijadikan tempat untuk praktik perdukunan.

Kepala Desa Citepus, Koswara mengungkapkan, aksi warga ini dipicu oleh informasi yang menyebar cepat di media sosial mengenai keberadaan makam-makam palsu tersebut. ⁣

Dikatakannya, makam-makam tersebut tak berbentuk seperti pada umumnya, tetapi hanya berupa gundukan tanah yang sengaja dibentuk menyerupai makam.⁣

“Warga merasa dibohongi dan marah besar. Kekhawatiran bahwa tempat ini bisa digunakan untuk praktik-praktik perdukunan atau penipuan membuat warga bereaksi dan bertindak tegas,” ujar Koswara.⁣

Dikatakannya, ada kekhawatiran warga makam palsu itu bisa membuat orang sesat karena menganggap sebagai kuburan keramat.

“Nanti malah dianggap sebagai tempat keramat, bisa saja menjadi praktik perdukunan yang menyalahi ajaran agama,” tutupnya.⁣ (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi