Idrus Marham, senior politisi Partai Golkar mengatakan,dukungan ke Bahlil tidak hanya 30 persen tapi hampir 100 persen.
Idrus menilai, posisi Ketum di Partai Golkar perlu diisi dengan cepat mengingat agenda Pilkada serentak 2024 sudah di depan mata.
Baca juga:Meski di Ujung Tanduk, Timses Anies Baswedan Masih Optimis
“Yang bisa menandatangani rekomendasi pilkada adalah Ketua Umum definitif, maka pergantian ketum golkar harus dilakukan sesegera mungkin pasca mundurnya Airlangga Hartarto,” jelasnya.
Dengan keputusan Munas XI Golkar, Bahlil Lahadalia sah menahkodai Partai Golkar untuk masa bakti 2024-2029 secara aklamasi.
Semoga dalam kepemimpinannya, Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, mampu membawa Golkar lebih akseleratif dan mampu menjadi partai pemenang di Pemilu 2029. (ernawati/rls)
Editor: Erna Djedi







