“Pagi-pagi tongkang datang jam 7 WIT, beliau sudah standby menunggu dan kemudian melakukan pengecekan langsung,” ujar Deden.
Sebagaimana diketahui, sebanyak 2.000 alat berat dibeli Haji Isam dari China untuk dikirim ke Papua dalam rangka menuntaskan proyek Pemerintah, mencetak sawah 1 juta hektare.
Proyek ini dikerjakan merupakan bagian dari program Pemerintah untuk pertanian dan ketahanan pangan.
Haji Isam, yang merupakan konglomerat asal Kalsel, berkomitmen untuk mendukung program Pemerintah ini.
Dalam pengerjaan proyek ini pun, pengusaha yang berusia masih muda itu, menegaskan komitmennya untuk tetap melibatkan warga lokal. (ernawati)
Editor: Erna Djedi







