Pemilik dan Pengasuh Daycare di Pekanbaru Mengaku Anak yang Dilakban Hyperaktif

Syahrul juga membantah bahwa kliennya sengaja melakban korban.

“Dia bukan dilakban, hanya diikat sesaat di kursi. Tujuannya supaya anak ini tidak membahayakan yang lain dan tidak memakan kotoran,” tutur Syahrul.

Syahrul membeberkan, kedua orang tua F sadar anaknya memiliki kebutuhan khusus.

“Sadar dia, makanya ditaruh di sana. Ini pengakuan dari klien saya. Anak yang berkebutuhan khusus itu hanya dia sendiri di sana, lainnya anak-anak yang normal, tetapi memang klien saya kurang melengkapi SOP saja,” ujarnya. (berbagai sumber)

Editor: Erna Djedi