Airlangga Hartarto Mendadak Mundur sebagai Ketum Golkar

Pasalnya, peran Airlangga sebagai menko sangat dibutuhkan di tengah masa transisi pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin ke pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka.

“Jadi beliau lebih konsentrasi di kabinet karena tenaga Ketum kami itu sebagai menko perekonomian, sepertinya lebih dibutuhkan di kabinet untuk mengantarkan masa transisi pemerintahan,” ujarnya.

Doli menambahkan, mundurnya Airlangga tak menggangu internal Golkar. Justru akan membuat agenda Golkar akan berjalan lancar. Apalagi akan menghadapi kontestasi pilkada serentak.

“Iya justru untuk menjaga itu semua supaya agenda-agenda Partai Golkar, agenda nasional termaksud pilkada supaya lebih smooth lebih terjaga, maka Ketum kami dengan ikhlas dengan suka rela menyatakan mundur dari partai Golkar,” tutupnya. (ernawati)

Editor: Erna Djedi