“Ini(pemblokiran) adalah upaya kecaman yang sangat jelas dan nyata,” kata Altun di platform media sosial X.
Partai oposisi sosial-demokrat dan nasionalis serta profesi hukum Ankara mengajukan petisi ke pengadilan pada 2 Agustus agar pembekuan tersebut dicabut.
Baca juga:Disebut Pengganti Ismail Haniyeh di Hamas, Yahya Sinwar Kini Jadi Target Utama Israel
Menurut media Turki, 50 juta dari 85 juta penduduk negara itu memiliki akun Instagram.(pwk)
Editor: purwoko







