Bawaslu Jateng Sebut Indikasi Keberpihakan Aparat dalam Pilkada Kian Terasa

 

WARTABANJAR.COM, SEMARANG – Berbagai kerawanan yang dapat mencederai demokrasi mendapat sorotan publik dan penggiat demokasi di tanah air. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah juga menyatakan mewaspadai tren kenaikan keberpihakan aparat pemerintahan yang merupakan bagian dari kerawanan dalam Pilkada 2024.

“Keberpihakan aparat dan penyalahgunaan wewenang dalam pilkada termasuk dalam tingkat kerawanan sedang,” kata anggota Bawaslu Jawa Tengah Nur Kholiq saat peluncuran peta kerawanan Pilkada 2024 di Semarang, Rabu 24 Juli 2024.

Menurut dia, indikasi kerawanan dalam tahapan pilkada sudah terlihat di berbagai daerah namun belum bisa dibuktikan secara hukum.

Baca juga:KIM Siap Lawan Anies di Pilkada Jakarta, PDIP Senang: Tanda PDIP Merapat ke Anies?

Bawaslu, lanjut dia, hanya sebatas bisa memberikan imbauan jika ditemukan dugaan keberpihakan aparat menjelang pilkada tersebut.

Ia menjelaskan “surat cinta” bawaslu ditujukan kepada institusi-institusi pemerintah yang diduga berpihak dalam rangkaian tahapan pilkada ini.